Stres itu Pertanda Baik

Pernah mengalami stres? Jika iya mari kita sedikit berbincang-bincang.
Fakta membuktikan : Stress itu baik.
Sebentar, dari mana kita mengatakan bahwa stres itu hal yang baik padahal sebenarnya kita sangat terganggu jika sudah mengalami hal ini, kepala mumet seakan ingin naik ke gunung yang tinggi lalu berteriak sekancang-kencangnya. Apakah ini boleh? yaa.. boleh saja asalkan masih dalam batas wajar, dan jangan lompat ke tebing. Cari bahaya itu namanya.
Oke kembali lagi ke topik kita.
Dilihat dari sudut pandang ilmu evolusi, bahwa stres itu memiliki tujuan yang sangat berguna. Coba pikirkanlah, secara fisiologis ketika kita mengalami stres itu akan memperkuat semua respon tubuh (biologis) manusia, seperti denyut jantung dan tingkat adrenalin dalam tubuh sehingga kita memiliki kekuatan dan tenaga untuk menghadapi persoalan baik itu pengalaman pahit, keadaan lingkungan yang membahayakan keselamatan hidup, ataupun misalnya jika akan atau sedang diwawancara oleh atasan tempat kita akan melamar pekerjaan..
Selama stres berat, disadari atau tidak konsentrasi menjadi lebih tajam melebihi mikroskop, waktu reaksi lebih cepat dan kekuatan meningkat berkali-kali (udah kayak difilm-film aja ya) :D. Namun pada dasarnya stres adalah energi tubuh untuk mengatasi masalah besar dalam kehidupan. Stres membuat tubuh lebih tajam bak pisau yang terus diasah.
Namun stres dalam jangka panjang bisa mengakibatkan stres kronis artinya berbahaya, bisa memperngaruhi mental dan juga fisik. Ini adalah akibat jika kita tidak bisa me-manage stres itu sendiri, stres melawan balik dan akhirnya kita terkapar tak berdaya terbawa arusnya hingga kolaps.
Ketika stres, otak melepaskan banyak senyawa kimia, menurut buku yang pernah saya baca salah satunya adalah ACTH, yang keluar dari hipotalamus dan pituitari. Dalam kondisi stres yang parah, kita mungkin merasakan pengaruh adrenalin dengan peningkatan luapan energi dan denyut jantung yang semakin cepat, bisa-bisa kita ingin makan orang aja hehe. Namun peningkatan kewaspadaan ketika stres itu bisa menyelesaikan masalah, namun jika mengalami dalam jangka waktu lama gejala-gejala itu bisa merusak tubuh seperti tekanan dalam pembuluh nadi, berbahaya kan?
Aji Mumpung
Sisi baiknya, kita bisa manfaatkan keadaan stres menjadi hal positif, karena ACTH akan merangsang kelenjar anak ginjal. Ketika kita stres kelenjar ini menghasilkan hormon stres yang disebut kortisol.  Bagian dalam kelenjar akan menghasilkan senyawa penting yaitu adrenalin. Inilah hormon yang kita sebut di atas mengapa stres itu fakta yang baik. Bayangkan saja, ketika adrenalin terpacu, kita laripun bisa berkali lipat cepatnya, dan tingkat ketajaman otak menjadi lebih tajam, otomatis kita dapat menyelesaikan masalah yang sedang dihadapi.
Jadi, jangan berlarut dalam kondisi stres, segera sadari dan yakini bahwa ini adalah tonggak awal pintu keberhasilan yang tidak kita sadari sebelumnya.
Sekian, dan terimakasih, nanti dilanjut,, kopinya udah abis nih sob.. hehe

About Abdulloh Aziz

Penulis adalah seorang yang menyukai hal-hal baru yang unik, menarik. Menulis adalah salah satu hobi yang dijalani, karena dengan menulis walaupun diri mati tetapi akan tetap abadi.

View all posts by Abdulloh Aziz →

2 Comments on “Stres itu Pertanda Baik”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *