Sebuah tanya

7 29
Sebuah tanya,5 / 5 ( 1voting )
Pagi ini tak ada kopi,
berbeda dengan hari-hariku kemarin.
Warnaku hidupku sedang tak bergairah
entah ada apa dengan semua ini.
Lalu kutanya pada hati
apakah kau merasa hal yang sama?
Dan kutanya dengan kalimat yang sama pada otak
Namun mereka tak bisa menjawab.
Aku menemukan sebuah keanehan
saat kutanya pada cermin
ia seolah memberi jawaban yang akupun tak mengerti maksudnya.
Mungkin ia sedang menjelaskan pada diriku dengan bahasa tubuhnya.
Namun lagi-lagi aku belum menemukan sebuah jawaban.
Rupanya diri ini sedang butuh kehangatan
dari sebuah cahayaNya yang menerangi jalan kehidupan.
Rupanya diri ini sedang merindukan kelembutan
dari lembutnya kasih sayang ibu yang telah digariskan oleh Tuhan.
Rupanya diri ini lemah
lemah tanpa kuasaNya.
Andai aku tak bercermin
mungkin aku akan terjatuh kedalam jurang yang dingin.
Yaa… semua karena cermin
cermin kehidupan yang terkadang menjadi arah
ketika kian waktu tak menemukan jawaban pada hal lain.
Tasikmalaya, 28 Februari 2017
Kategori: FiksiTag:
author
Penulis adalah seorang yang menyukai hal-hal baru yang unik dan menarik. Menulis adalah salah satu hobi yang dijalani, karena dengannya walaupun raga mati tetapi tetap abadi.
7 Respon
  1. author

    Family Attack Cyber2 tahun ago

    Keren Puisibya

    Balas
  2. author

    Home Design2 tahun ago

    Keren om… Request puisi om.. .ane lg galau nich hubunganku kandas karna hitungan tradisi jawa… 😞

    Balas
  3. author

    Rian SEO2 tahun ago

    😄 pas banget ane lagi ngkopi

    Balas
  4. author

    Putra Bantar2 tahun ago

    biasa aja ah hehe, sembari ngopi nulis2 daripada ngelamun jadi ini deh, hehe

    Balas
  5. author

    Putra Bantar2 tahun ago

    takdir siapa yang tau ya gan.. hehe. saya gabisa nulis puisi galau nih wkwk, tapi nanti dicoba dulu ya 😀

    Balas
  6. author

    Putra Bantar2 tahun ago

    mantap.. jangan lupa pisang gorengnya biar ada temennya 😀

    Balas
  7. author

    uciha isnaini2 tahun ago

    Nyentuh hati mas, kadang-kadang saya juga pernah ngalami kek gtu, tpi gk ketemu jawabannya, akhirnya ambil air wudhu aja, trus berdzikir, lumayanlah sebuah tanyanya hilang, muehehehe

    Balas

Tinggalkan Balasan