Menyelami Sejuta Pesona Kebudayaan Tasikmalaya

 

 

Tasikmalaya adalah sebuah kabupaten yang berada di Provinsi Jawa Barat Indonesia. Terletak di tenggara daerah Priangan, Kabupaten Tasikmalaya sejauh ini dinilai sebagai kabupaten paling besar dan berperan penting di wilayah Priangan Timur. Sebagian besar wilayah Kabupaten ini merupakan daerah hijau, terutama pertanian dan kehutanan, sementara petani menetap sebagai mayoritas penduduk Kabupaten Tasikmalaya terkenal akan produksi kerajinannya, sementara nasi tutug oncom atau yang lebih dikenal TO, adalah makanan terkenal dari kabupaten ini.
Namun tidak hanya itu, dibalik ke aneka ragaman yang khas, Tasikmalaya memiliki sejuta pesona budaya yang memikat para pengunjung wisata, baik wisatawan lokal maupun mancanegara.
Ini dikarnakan letaknya yang masih hijau dan asri, serta di kelilingi oleh pegunungan dan kaya akan kultur atau budaya yang masih tradisonal memiliki daya tarik tersendiri bagi pengunjung husus nya untuk masyarakat yang tinggal di ibu kota yang jenuh akan hiruk pikuk kota metropolitan, sehingga tak aneh jika banyak sekali orang-orang yang berkunjung ke Tasikmalaya.
Nah… pastinya mengubek-ubek Tasikmalaya mungkin tak akan cukup hanya dengan satu hari saja kan? Anda juga perlu beristirahat, ada satu tempat peristirahatan  yang recomended banget!, yang pasti tempatnya nyaman. Anda bisa berkunjung ke Hotel Santika, yang beralamat di Jalan Yudhanegara No.57 Tasikmalaya, phone (0265) 315 777, 329 797 atau fax di (0265) 311 553, akun facebooknya Hotel Santika Tasikmalaya, atau akun Twitter : @santika_tasik.
Sang Mutiara dari Priangan Timur sebutan lain bagi kota ini, dikarenakan potensi yang cukup besar baik dari segi budaya, seni dan tempat wisata yang beraneka ragam. Seperti Kampung Naga yang dihuni oleh sekelompok masyarakat yang sangat kuat dalam memegang adat istiadat peninggalan leluhurnya. Masyarakat Kampung Naga hidup pada suatu tatanan yang dikondisikan dalam suasana kesahajaan dan lingkungan kearifan tradisional yang lekat. Ini adalah salah satu kebudayaan, salah satu kebudayaan yang masih dijaga adalah kampung naga,
Daya tarik obyek wisata Kampung Naga terletak pada kehidupan yang unik. Kehidupan mereka dapat berbaur dengan masyrakat modern dan beragama Islam, tetapi masih kuat memlihara Adat Istiadat leluhur nya. Seperti berbagai upacara adat, upacara hari-hari besar Islam misalnya Upacara bulan Maulid dengan melaksanakan Pedaran, Proses ini dimulai dengan mandi di Sungai Ciwulan dan pengunjung boleh mengikuti acara tersebut dengan syarat harus patuh pada peraturan disana. Serta masih banyak lagi ciri khas nya.

Bentuk bangunan di Kampung Naga , mesjid, patemon (balai pertemuan) dan lumbung padi. Atapnya terbuat dari daun rumbia, daun kelapa, atau injuk sebagi penutup bumbungan. Dinding rumah dan bangunan lainnya, terbuat dari anyaman bambu (bilik). Sementara itu pintu bangunan terbuat dari serat rotan dan semua bangunan menghadap utara atau Selatan. Selain itu, tumpukan batu yang tersusun rapi dengan tata letak dan bahan alami merupakan ciri khas gara arsitektur dan ornamen Perkampungan Naga yang masih tradisional
Tak hanya itu , Tasikmalaya pun tak sepi dari kesenian, seperti hal nya seni musik dan kerajinan tangan yang memiliki warna dan ciri khas tersendiri yang menambah sederet kekayaan akan kebudayaan yang bergelar kota santri itu.
Sesuai judulnya “Sejuta..”, memang iya Tasikmalaya memiliki banyak keindahan yang tak bisa dituliskan semuanya disini, jadi disarankan untuk berkunjung… nanti rasakan sendiri kenikmatan dan keindahannya :).

Selamat menikmati pesona keindahan Tasikmalaya.

 

I Love You Full Tasikmalaya pokoknya…^_^

About Abdulloh Aziz

Penulis adalah seorang yang menyukai hal-hal baru yang unik, menarik. Menulis adalah salah satu hobi yang dijalani, karena dengan menulis walaupun diri mati tetapi akan tetap abadi.

View all posts by Abdulloh Aziz →

2 Comments on “Menyelami Sejuta Pesona Kebudayaan Tasikmalaya”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *