Gema Ta’aruf 1 Muharam 1439 H – Tawassul 1000 Arwah

Bantarpayung 21 September 2017. Hari yang sangat bersejarah bagi umah muslim salah satunya adalah tanggal 1 Muharam. Hakikatnya memperingati tahun baru Islam adalah mengenang kembali masa hijrah Nabi Muhammad SAW dari Mekkah ke Madinah pada masa perjuangan penyebaran Islam yang terasa hingga sekarang, Islam menjadi agama terbesar di Dunia yang pemeluknya tersebar di seluruh pelosok. Khususnya Indonesia menjadi negara mayoritas terbesar di dunia.
Makna hijrah sendiri bisa diartikan kita berpindah menuju masa yang lebih baik dari tahun sebelumnya, maka di Pondok Pesantren Nurul Ihsan Bantarpayung yang diprakarsai oleh Ahmad Bobon Saepudin menyelenggarakan kegiatan Gema Ta’aruf Satu Muharam untuk memperingati hari besar Islam ini.

 

Acara inti GTSM tersebut adalah Istigosah Kubro, berdo’a bersama memohon ampun dari dosa yang telah dilakukan semasa hidup, memohon pertolongan serta perlindungan kepada Allah SWT. Serta Tawassul 1000 Arwah, yakni mendo’akan para Ulama yang telah berperan yang sangat penting dalam Islam, tokoh masyarakat, keluarga, kerabat serta masyarakat yang telah lebih dahulu meninggal dunia.
Acara Istigosah ini sendiri dilaksanakan pada tanggal 1 Muharam ba’da magrib, yang diikuti oleh masyarakat Bantarpayung dan sekitarnya sekitar 500 orang lebih memenuhi halaman utama Pondok Pesantren Nurul Ihsan dengan khusyu memanjatkan bait-bait do’a.
“Acara ini (tahun baru islam) adalah momentum yang sangat penting untuk memperbaiki diri menjadi lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya” ucap Ahmad Bobon Saepudin, Ketua Pelaksana kegiatan Gema Ta’aruf 1 Muharam 1439 H ini.

A. Aziz, Bantarpayung 22 September 2017.

About Abdulloh Aziz

Penulis adalah seorang yang menyukai hal-hal baru yang unik, menarik. Menulis adalah salah satu hobi yang dijalani, karena dengan menulis walaupun diri mati tetapi akan tetap abadi.

View all posts by Abdulloh Aziz →

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *